image

Tentang Covid-19

COVID-19 disebabkan oleh SARS-CoV-2, yang pertama kali ditemukan di Kota Hubei, China pada akhir 2019. Virus ini terus menyebar ke berbagai negara, hingga pada bulan Maret 2020 WHO mendeklarasikannya sebagai pandemi. Virus ini disebarkan melalui droplets baik secara langsung maupun tidak langsung (kontak dengan permukaan yang terkontaminasi virus).

Bagaimana agar kita tidak tertular

Gunakan Masker

Gunakan masker kain 3 lapis untuk melindungi kita dari droplets virus yang mungkin menyebar.
Masker bedah dan N95 hanya digunakan oleh petugas kesehatan, sementara itu hindari masker scuba yang sangat tipis karena tidak bisa melindungi kita dari virus.

Cuci Tangan

Cuci tangan sesering mungkin, dengan 6 gerakan dan masing-masing 20-30 detik.
Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir adalah salah satu cara yang sangat ampuh membunuh SARS-CoV-2.

Etika Batuk

Jika anda perlu batuk, gunakanlah penutup seperti tissue dan bungkuslah plastik sebelum membuangnya di tempat sampah.
Jika tidak ada tissue, gunakan lengan dalam anda untuk menutup mulut anda saat batuk.

Hindari Menyentuh Wajah

Karena virus ini dapat masuk melalui saluran napas dan mukosa (termasuk mata, hidung, dan mulut), maka hindarilah menyentuh wajah dengan tangan yang tidak jelas kebersihannya. Penggunaan masker membuat kita ingin menyentuh wajah, namun hindari sebisa mungkin.

Hindari kontak dengan orang sakit

Tidak bertemu dan kontak dengan yang sakit adalah cara paling baik untuk tidak tertular.
Namun jika Anda harus kontak, maka gunakan masker, face shield, dan sarung tangan. Ganti pakaian dan cuci tangan atau mandi setelahnya untuk memastikan tidak ada virus yang menempel.

Bersihkan Permukaan

Karena virus ini dapat bertahan cukup lama di permukaan, pastikan anda lebih sering membersihkan permukaan yang sering disentuh orang, seperti gagang pintu, mesin ATM, dll.

Transmisi

Bagaimanakah virus menyebar?

Virus ini menyebar melalui kontak langsung, droplets, dan kontak dengan permukaan yang terkontaminasi.

Kontak Langsung

Dengan kontak langsung dengan penderita COVID-19, virus sangat mungkin menyebar pada anda.
Sentuhan tangan yang terkontaminasi virus, maupun kontak lain, akan memungkinkan virus untuk masuk ke dalam tubuh anda.

Droplets

Virus ini menyebar melalui droplets, sehingga menjaga jarak aman 2-3 meter antara masing-masing orang akan sangat membantu mengurangi penyebaran. Hingga saat ini belum ada bukti bahwa virus ini menyebar melalui aerosol.

Kontak dengan permukaan yang terkontaminasi

Kontak dengan permukaan yang terkontaminasi virus dan kemudian anda menyentuh wajah (mata, hidung, mulut) akan menyebabkan virus menginfeksi anda. Maka pastikan membersihkan permukaan yang akan anda sentuh.

Info Penting

Dari mana asal SARS-CoV-2 ?

SARS-CoV-2 merupakan bagian dari virus Corona yang juga menyebabkan infeksi MERS dan SARS. Disinyalir virus ini bermutasi dari virus sebelumnya yang kemudian menginfeksi hewan (mungkin kelelawar) yang kemudian menginfeksi manusia. Dalam perjalanannya, virus ini terus bermutasi, sudah lebih dari 39 mutant dari virus ini yang tercatat hingga saat ini.

Bagaimana orang dapat membantu menghentikan stigma terkait COVID-19?

Orang bisa melawan stigma dan membantu, bukan menyakiti, orang lain dengan memberikan dukungan sosial. Lawan stigma dengan belajar dan berbagi fakta. Mengomunikasikan fakta bahwa virus tidak menargetkan kelompok ras atau etnis tertentu dan bagaimana COVID-19 sebenarnya menyebar dapat membantu menghentikan stigma.

Apakah sudah ditemukan obat ANTI COVID?

Walaupun banyak klaim yang beredar tentang obat ANTI COVID, baik obat paten, generik, suplemen, maupun herbal, namun belum ada satu pun obat yang terbukti dapat membunuh virus ini. Begitu pun dengan kombinasi obat yang beredar di sosial media. Saat ini semua masih dalam tahap penelitian. Salah satu cara menghentikan virus ini adalah dengan meningkatkan imunitas dengan vaksinasi, sayangnya beberapa vaksin yang telah masuk tahap 3 penelitian klinis, beberapa dihentikan sementara untuk menelaah keamanannya.

Mengapa seseorang menyalahkan atau menghindari individu dan kelompok?

Diskriminasi terhadap sekelompok orang, tempat, atau bangsa yang dapat diidentifikasi. Stigma dikaitkan dengan kurangnya pengetahuan tentang bagaimana COVID-19 menyebar, kebutuhan untuk menyalahkan seseorang, ketakutan tentang penyakit dan kematian, dan gosip yang menyebarkan rumor dan mitos. Stigma menyakiti semua orang dengan menciptakan lebih banyak ketakutan atau kemarahan terhadap orang biasa daripada orang biasa. penyakit yang menyebabkan masalah.

Dapatkan bantuan!

Gejala COVID-19 yang paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare.

Kontak Kami